TERIMA KASIH

Terimakasihku kuucapkan pada:

RSIA Bunda Jakarta dan jajaran tenaga medisnya:

dr. Noroyono Wibowo, SpOG(K), dokter penanggungjawabku;

dr. Rima Irwinda, SpOG(K), dokter pengganti;

dr. Ressi Bhakti, SpAn, dokter anestesi;

dr. R. Adhi Teguh, SpA(K), dokter anakku Glassy;

dan dokter umum, dokter jaga, bidan dan para perawat;

yang telah memberikan kemampuan dan usaha terbaiknya untukku dan anakku Glassy.

dr. Bambang Karsono, SpOG(K) dan dr. Kencana Shinta Moser, SpOG, atas second opinion-nya;

dr. Anita Ratna Damayanti, SpOG atas masukannya dalam aku mengambil keputusan.

Mbak Wulan, atasanku;

Kantorku, CEO dan HR Head;

yang telah memberi kesempatan bagiku untuk memperjuangkan anakku Glassy dengan mengijinkan long sick leave sesuai peraturan pemerintah.

Pak Heru, Savitri, Ferry, Kevin, Togu, dan Triana, rekan kerja yang telah menjengukku; Triana khususnya yang membantu klaim asuransiku.

Febi, Michelle, dan Sofi;

Jully dan Leo;

Ingrid dan Liane;

Cece, Nita, dan Reita;

Silvia dan Liyanni;

Grace;

Ibu Lianny dan Pak Andrian;

Yang telah menjenguk, mendoakan, dan menghiburku.

Teman-temanku yang tidak dapat kusebutkan satu per satu yang telah turut berduka untukku.

Orang tuaku, Mbak Dian dan Kak Deva, dan Arum;

Om, tante, sepupu, dan sanak saudara lainnya beserta jemaat gereja;

yang telah membantu penguburan anakku Glassy dengan layak.

Papa mertua, mama mertua, dan adik iparku Frank dan Yuanyuan, yang mengerti keputusanku dan menguatirkan kondisiku selalu dari jauh sana.

Mun dan Mbak Ayu, yang dengan setia bekerja ekstra menjaga John dan Jackie selama aku sakit;

John dan Jackie, yang dengan sabar menunggu mamanya pulang dan hidup kembali;

Henry, yang berjuang, tersenyum dan menangis bersamaku, dari awal hingga akhirnya.

Tuhan, yang telah menghajarku dengan keras. Kiranya aku menjadi saluran berita baik tentang Anak-Nya.

Anakku Glassy, sampai kita bertemu lagi!

—–

Tuhan Allah beserta engkau, sampai bertemu kembali;
Kasih Kristus mengawali, Tuhan Allah beserta engkau!

Tuhan Allah beserta engkau dalam susah dan keluhmu;
rangkulanNya menghiburmu, Tuhan Allah beserta engkau!

Tuhan Allah beserta engkau, panji kasih peganganmu;
maut pun kalah di depanmu, Tuhan Allah beserta engkau!

Sampai bertemu, bertemu, sampai lagi kita bertemu;
sampai bertemu, bertemu, Tuhan Allah beserta engkau!

https://www.youtube.com/watch?v=IKKx7tpMp1o

—–

Akhir ratapan, awal tarian.

22 Oktober 2018, satu bulan setelah Glassy pergi.